Semen Ionomer Kaca (SIK)

HASIL PRAKTIKUM
Expired Non Expired
Waktu Kerja 48 detik 39 detik
Setting Time 4 menit 52 detik 6 menit 53 detik
Kekerasan Kurang keras keras
Viskositas Monomer tinggi rendah

PEMBAHASAN
Komposisi Semen Ionomer Kaca (SIK): Bubuk, yang terbentuk dari kaca kalsium fluoroaluminosilikat dan cairan yang terbentuk dari Polyacrylic acid (dalam bentuk kopolimer dengan itaconic acid, maleic acid dan tricarballic acid),Tartaric acid, Air. (Anusavice,2004)
Material semen ionomer kaca yang dipakai dalam praktikum kali ini adalah paket powder dan liquid semen ionomer kaca konvensional tipe II lama yang kadaluarsa pada tahun 2003 (expired) dan 2008 (non expired). Pada saat akan dilakukan pencampuran, powder yang expired tampak berwarna putih dan hampir sama dengan powder yang non expired, tetapi liquid telah mengalami perubahan warna menjadi kekuningan dan lebih kental.(Maj. Ked. Gigi. (Dent. J.), Vol. 38. No. 3 Juli–September 2005).
Ada beberapa cara untuk memanipulasi SIK, antara lain:
1. Mekanis, untuk SIK pada sediaan kapsul, menggunakan amalgamator
2. Manual, ada 3 cara yaitu circular motion (gerakan memutar berlawanan arah jarum jam), figure eight motion (gerakan membentuk angka 8 biasanya untuk sediaan pasta), dan fold and press motion (diusapkan ke arah tengah kemudian ditekan)
Untuk praktikum ini cara yang sebaiknya digunakan adalah circular motion. (Manappallil, 2003)
Powder dan liquid yang telah tercampur siap untuk dimasukkan dalam cetakan apabila permukaan campuran sudah tampak mengkilat (glossy). (Gladwin and Bagby, 2004)
Pada praktikum terdapat perbedaan waktu setting antara SIK expired dan non expired. SIK expired membutuhkan 4 menit 52 detik, sedangkan SIK non expired membutuhkan 6 menit 53 detik. Dengan demikian hasil percobaan hampir sama dengan teori yaitu 2,5-6 menit (Powers, 2006). Pada SIK expired setting timenya lebih cepat dibanding yang non expired, hal ini disebabkan karena tartaric acid dalam SIK expired tidak dapat berfungsi secara maksimal sehingga setting time lebih cepat. (Powers, 2006)
Setelah campuran setting, didapatkan kekerasan permukaan semen ionomer kaca non expired lebih tinggi daripada yang expired. Hal ini dikarenakan liquid SIK yang expired mengental dan kehilangan air. Air merupakan bagian terpenting. Pada awalnya berfungsi sebagai media reaksi kemudian menghidrasi matriks ikatan silang dan dengan demikian menambah kekuatan bahan. Oleh karena itu SIK yang expired menjadi kurang keras dibandingkan yang non expired.(Anusavice, 2004)

KESIMPULAN
1. Setting time SIK expired lebih cepat daripada non expired
2. Kekerasan permukaan SIK non expired lebih tinggi daripada SIK expired

DAFTAR PUSTAKA
Anusavice, Kenneth.J., 2004, Science of Dental Materials, Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC
Gladwin, Marcia and Michael Bagby, 2004, Clinical Aspect of Dental Materials, USA: Lippincott Williams and Walkinsss
Manappallil, J.J., 2003, Basic Dental Materials, New Delhi: Jaypee Brothers Medical Publicers
Powers, John.M and Ronald L. Sakaguchi, 2006, Restorative Dental Materials, St. Louis: Mosby

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s