definisi explorer

Explorer gigi merupakan armamentarium khusus seorang dokter gigi . explorer dapat dicari dengan mudah dan tidak memerlukan perawatan khusus kecuali menajamkan ujungnya. Menggunakan explorer tidak dibutuhkan pelatihan tambahan, waktu lebih, prosedur sterilisasi khusus (karena dapat dengan prosedur sterilisasi biasa) atau pelindung khusus. Explorer dapat dengan mudah menunjukan restorasi yang salah misalkan overhanging. Meluasnya popularitas instrumen ini didukung oleh sejumlah konfigurasi yang berbeda tersedia.

Penggunaan explorer dapat menghemat waktu . waktu yang digunakan untuk explorer lebih sedikit untuk mendeteksi karies dibandingkan dengan menggunakan alat deteksi karies lainnya.  Untuk mendeteksi dasar yang melunak pada pit dan fissure atau retak hanya membutuhkan waktu 1-2 detik untuk melihat respon pasien. Untuk mendeteksi fissure yang masih keras lebih cepat. Beberapa instumen baru menghabiskan uang ribuan dolar membutuhkan kalibrasi dan pembersih gigi tambahan. Walaupun klaim telah dibuat untuk mendukung   secara kuantitatif alat laser fluorescence dalam mendeteksi karies, masih terdapat beberapa pertanyaan mengenai efektifitasnya.(Hamilton dan Stookey, 2005)

Bagian-bagian dari eksplorer

Sebuah explorer gigi terdiri dari bagian pengangan (handle), leher (shank) dengan akhiran ujung yang tajam (tip)

DAPUS

.Hamilton, J. C. and Stookey, G.. Should a dental explorer be used to probe suspected carious lesions?. J Am Dent Assoc 2005;136;1526-1532

US Patent. Available at: http://www.freepatentsonline.com/4048723.pdf ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s