Manajemen maloklusi kelas II dentoalveolar dengan relasi skeletal normal (singh,2006)

Manajemen maloklusi kelas II dentoalveolar dengan relasi skeletal normal
Manajemen dilakukan berdasarkan faktor etiologi:
1. Hindari ekstraksi dini dan jika diperlukan ruang yang ada dijaga untuk mencegah pergeseran gigi molar ke mesial (terutama pada rahang atas)
2. Pada kasus dimana gigi hilang sejak dini atau kasus pencabutan dimana gigi molar telah bergeser ke mesial, dapat diatasi menggunakan alat space regainer seperti spring, screw atau peralatan ekstra oral untuk mengatasi distalisasi bagian atas dari segmen bukal.
3. Pada kasus dimana terdapat proklinasi bagian anterior atas dan bawah dengan spacing dan deepbite, harus diperhatikan persistensi dari kebiasaan abnormal seperti menghisap jari, menggigit pipi, dsb juga perlu dihilangkan sebelum melakukan retraksi.
Manajemen maloklusi kelas II pada dewasa
Semenjak pertumbuhan pasien telah berhenti, maka perawatan dari malrelasi skeletal tidak dapat digunakan, koreksi skeletal menjadi diluar aturan. Sehingga mengkompensasi dentoalveolar pada kelainan skeletal melalui material gigi merupakan perawatan yang dapat digunakan.
Koreksi dentoalveolar dapat menggunakan bermacam-macam terapi peralatan multibanded. Pemilihan teknik dapat disesuaikan dengan keinginan operator. Dalam mereduksi material gigi, diperlukan pemilihan perencanaan perawatan yang tepat dengan bantuan analisis sefalometrik dan analisis model sebelum menentukan ekstraksi. Secara umum gigi premolar pertama maksila dapat diekstraksi sehingga dapat meretraksi bagian anterior ke ruang yang tersedia. Kasus dapat terselesaikan dengan molar pada kasus relasi kelas II penuh. Kamuflase yang dilakukan pada maloklusi skeletal dapat berhasil pada banyak kasus dengan mereduksi material gigi pada lengkung maksila. Perawatan ini dapat memperoleh hasil yang dapat diterima namun pada dasarnya kurang ideal untuk dilakuakan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s